Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur secara resmi akan menjadi IKN. Pada 05 Juni 2024, Presiden Joko Widodo melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking Nusantara Sustainability hingga seluruh orang sudah melihat gambaran ibu kota nusantara di massa depan.
Sebenarnya, pengerjaan IKN pada tahap awal dimulai dari tahun 2022 – 2024 dengan membangun infrastruktur utama untuk pemerintahan. Seperti, Istana Presiden, Gedung MPR/DPR RI, dan terakhir perumahan yang dibangun dengan operasi infrastruktur untuk 500ribu penduduk yang akan aktif tepat pada perayaan HUT ke-79 RI atau 17 Agustus 2024 di Ibu Kota Nusantara. Selain itu, kamu juga dapat melihat rencana tahap panjang IKN pada 2025 – 2035 untuk membangun area inti yang tanggung sampai berhasil mengembangkan sector perekonian prioritas dengan sistem insentif. Jadi, tidak heran kalau Presiden Jokowi memilih IKN untuk berkantor pada akhir juni atau awal juli.
Ibu Kota Nusantara, IKN akan segera tersedia air pada tahap awal
Presiden Joko Widodo optimistis bisa mulai berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam waktu dekat. Berdasarkan keterangan, Jokowi akan berkantor sekitar akhir Juni maupun awal Juli 2024.
Kepastian berkantor itu akan menunggu sarana prasarana inti siap, termasuk ketersediaan air. “Sangat optimistis untuk kantornya. Ini masih nunggu satu, air. Airnya Juli. Juli,” kata Jokowi dalam keterangannya di IKN Kalimantan Timur, Rabu (5/6/2024). Ia menuturkan, pemerintah tengah mempersiapkan sarana prasarana tersebut. Terkait ketersediaan air, pihaknya sudah meresmikan Bendungan Sepaku, yang akan mengairi sejumlah permukiman di IKN.
“Airnya juga kemarin sudah kita resmikan dengan Bendungan Sepaku. Tinggal ini menunggu pompa untuk menaikkan air, kemudian dialirkan ke bangunan, rumah-rumah yang ada di Ibu Kota Massa Depan.”
Sebelumnya, kepastian Presiden berkantor juga disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono. Ia menyatakan, rencana Jokowi berkantor di Ibu Kota Nusantara tetap sesuai jadwal (on schedule) usai Bambang Susantono mengundurkan diri sebagai OIKN.
Ia menyebutkan, Jokowi akan berkantor jika sejumlah utilitas sudah terpasang, termasuk saluran air. “Insya Allah kalau air sudah masuk (Presiden berkantor di IKN),” kata Basuki di Kantor Presiden. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu mengungkapkan, saluran air rencananya sudah terpasang pada Juni 2024. Saat ini kata Basuki, pihaknya tengah mengambil dan menyiapkan pompa-pompanya. “Sekarang lagi diambil pompanya, tanggal 3 Juni lalu Tanggal 7 Juni sampai di Balikpapan kita install. Mudah-mudahan akhir juni atau awal Juli sudah siap,” tutur Basuki.