World Water Forum merupakan pertemuan internasional terbesar yang melibatkan pemangku kepentingan di sektor sumber daya air, mulai dari pemimpin politik, pemerintah, lembaga multilateral, politisi, akademisi, masyarakat sipil, pelaku usaha, dan lain sebagainya. Forum ini diadakan setiap tiga tahun sekali sejak tahun 1997. Melalui Sidang Umum World Water Council (WWC), 19 Maret 2022 di Dakar, Senegal, Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah World Water Forum (WWF) ke-10 pada tahun 2024, yang akan dilaksanakan di Bali pada tanggal 18 -24 Mei 2024 dengan tema “Water for Shared Prosperity”.
World Water Forum ke-10 ini akan melibatkan sekitar 172 negara dan mengusung enam sub-tema utama, antara lain : ketahanan dan kesejahteraan air untuk manusia dan alam, pengurangan dan pengelolaan risiko bencana, tata kelola, kerja sama, hidro-diplomasi; pembiayaan air berkelanjutan, dan pengetahuan dan inovasi. Hal ini, dibahas secara keseluruhan dalam pertemuan deelegasi Bali, 2024. Menjadi tuan rumah, Indonesia membuat tema WWF berbeda dari yang sebelumnya.
Jokowi Perkenalkan Prabowo ke Delegasi di World Water Forum
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan presiden terpilih Prabowo Subianto kepada para delegasi World Water Forum ke-10 2024 di Bali.
Hal tersebut disampaikan Jokowi saat memberi sambutan sekaligus membuka secara resmi forum internasional tersebut di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali pada senin, 20 Mei 2024.
Awalnya, Jokowi menyampaikan kata sambutan menggunakan bahasa Indonesia. Namun, ketika memperkenalkan Prabowo menggunakan bahasa Inggris.
Saat mendengar namanya disebut, Prabowo berdiri tegap dan langsung disambut tepuk tangan oleh para delegasi. “Pada Oktober masa kepemimpinan saya akan berakhir sebagai presiden. Dalam pertemuan yang baik ini perkenankan saya memperkenalkan presiden terpilih Prabowo Subianto.”
Jokowi meyakinkan para delegasi bahwa Prabowo juga berkomitmen untuk melanjutkan program kerja sama dalam WWF “Yang saat ini menjabat sebagai menteri pertahanan, akan melanjutkan komitmen Indonesia untuk berkontribusi dalam manajemen WWF,” kata dia.
Sebagai informasi, WWF ke-10 di Bali ini dihadiri oleh delapan kepada negara dan 105 menteri dari 132 negara. Selain pemerintahan, forum ini juga dihadiri oleh sejumlah organisasi internasional.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan, jumlah pendaftar yang ingin menghadiri WWF ke-10 tercatat mencapai 20.121 orang. Sementara itu, total partisipan termasuk mereka yang ikut dalam acara terkait World Water Forum ke-10 jumlahnya menjadi 46.000 orang.