Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri Irjen Syahardiantono menyatakan, anggota Polri yang telibat judi online telah dipecat atau diberhentikan secara tidak hormat. Polri klaim akan mengungkapkan bahwa ada beberapa kasus pelanggaran etik terkait anggota Polri yang terlibat perjudian “Perjudian di sini melakukan perbuatan yang diakibatkan oleh dia bermain judi.”
Namun, Syahar tak merincikan detil anggota yang sudah disanksi. “Data-data ada dan semuanya kita PTDH (pemberhentian tidak dengan hormat). Nanti datanya ada sama Pak Kadiv Humas,” kata dia.
Diberitakan sebelumnya, Menko Polhukam Hadi Tjahjanto menyebutkan bahwa pimpinan TNI-Polri sudah mengetahui data anggota yang terlibat judi online. Hadi menyebutkan, anggota TNI-Polri yang terlibat judi online tidak akan dilibatkan dalam Satgas Pemberantasan Judi Online.
“Tidak semua anggota TNI-Polri ikut dalam judi online, pimpinan TNI-Polri sudah mengetahui data-datanya siapa-siapa saja yang main judi online,” kata Hadi dalam konferensi pers di ruang parikesit Kemenko Polhukam.
Polri Klaim Tangap 464 Tersangka Judi Online, Selama 2 Bulan
Kepolisian Negara Republik Indonesia atau polri klaim telah membongkar sebanyak 318 kasus terkait perjudian online sejak 23 April hingga 17 Juni 2024. Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Wahyu Widada mengatakan, sebanyak 464 tersangka ditangkap terkait ratusan kasus itu.
“Bareskrim Polri dan jajaran telah berhasil mengungkap kasus perjudi online sejumlah 318 kasus dan melakukan penangkapan terhadap 464 tersangka,” kata Wahyu dalam konferensi pers di Mabes Polri.
Dari jumlah pengungkapan kasus ini, polisi turut menyita sejumlah barang bukti di antaranya Rp67.500.000.000 atau Rp 67,5 miliar hingga 296 kartu ATM.
“Menyita barang bukti uang dengan total 67 miliar rupiah, 494 unit HP, 36 unit laptop 257 rekening, 98 akun judi online, 296 kartu atm,” ungkap Wahyu.
Wakil Ketua Harian Penegakan Hukum Satgas Judi Online ini menjelaskan dalam pengungkapan kasus judi online di situs 1XBET, ada sembilan orang tersangka ditangkap. Terkait situs W88, sebanyak 7 orang tersangka ditangkap. Sedangkan, terkait situs Liga Ciputra sebanyak 2 tersangka diamankan “Praktek perjudian online di website Liga Ciputra pada 11 Juni 2024 oleh Polda Metro Jaya dengan menangkap 2 orang tersangka,” ujar dia.